Mayoritas masyarakat
Indonesia sedang di buat heboh dengan berita yang berisikan tentang hasil-hasil
investigasi mengenai kasus Bank Century yang sudah menjadi Bank Mutiara yang
saat ini dipimpin oleh J-Trust Bank.
Yang
terdapat dalam investigasinya, terbongkar adanya dugaan kejanggalan pada
pencurian uang negara. Media daring itu juga menyebutkan bahwa peristiwa itu
sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”.
John
Berthelsen yang menulis langsung artikel yang terdapat di situs media daring
Asia Sentinel. Dan sebanyak 30 pejabat pun terseret ke dalam pencurian besar
tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pejuang
perpajakan Misbakhun itu melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan,
Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap
oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9
Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare, begitu kata Misbakhun.
Semoga
@KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg
saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap oleh
@asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9 Inisiator
Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare. https://t.co/wHugRTcpQe
Sebuah
laporan berjudul "Indonesia's SBY Government: `Vast Criminal
Conspiracy" yang ditulikan oleh John Berthelsen itu menyebutkan bahwa ada
kaitannya Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kasus Bank
Century yang mencuri sebanyak 12 miliar dolar AS dari para pembayar pajak, dan
mencucinya melalui bank internasional.
Mukhamad Misbakhun yang juga politisi Partai Golkar lanjut mencuitkan, Bagi saya
perjuangan menuntaskan kasus Century oleh @KPK_RI sampai tuntas adalah ujian
konsistensi. Waktu yg menjadi bukti. Terus memantau perkembangan kasus Centurybersama sahabat saya para inisiator; Bang @akbarfaizal68 , Bang
@Maruarar_Sirait , Bunda @Lilywahid
Bagi saya
perjuangan menuntaskan kasus Century oleh @KPK_RI sampai tuntas adalah ujian
konsistensi. Waktu yg menjadi bukti. Terus memantau perkembangan kasus Century bersama sahabat saya para inisiator; Bang @akbarfaizal68 , Bang
@Maruarar_Sirait , Bunda @Lilywahid
Setiap saya
bicara soal kasus Century atau ada media yg membuka kembali kasus tersebut bisa
dipastikan ada mantan yg post power syndrome cenat-cenut jantung nya. Lalu ada
staf kakus nya bergigi keropos mengigau dg lagu usang yg dinyanyikan ulang.
Pihak Partai
Demokrat langsung bereaksi dan segera membantah tuduhan yang disematkan pada
Ketua Umumnya ini. Melalui Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Ferdinand
Hutahaean, Demokrat menyatakan bahwa semua yang dituliskan di situ tidak lebih
dari sebuah halusinasi yang buruk.
"Mengarang
sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah seolah kebenaran,"
kata Misbakhun.
Menyangkal
laporan tersebut, Ferdinand mengatakan tidak ada kaitannya Bank Century dengan
SBY, Demokrat maupun kader Demokrat.
Ferdinand
mempertegas kembali, Robert Tantular sebagai pemilik Century juga tidak dikenal
oleh SBY sehingga semua yang disampaikan Asia Sentinel adalah hoaks.