Minggu, 20 Oktober 2019

Ini Lho Bedanya Psikolog dan Psikiater

Sumber: google.com


Kita tahu bahwa psikolog dan psikiater merupakan seseorang yang bekerja di bidang yang menanggulangi mental dan masalah kejiwaan.

Tapi, kedua pekerjaan tersebut ternyata berbeda dan memiiki tanggung jawabnya masing-masing dalam menanggulangi pasien.

Menurut Liza Marielly Djaprie, M.Psi, CH, kedua pekerjaan tersebut berbeda secara teorinya. Psikiater, merupakan lulusan kedokteran di mana sehabis lulus mereka mengambil spesialis psikiatri. 

"Mereka punya kemampuan untuk meramu dan meresepkan obat. Mereka cara menyembuhkan pasiennya dengan cara holistik, dan memberikan obat," katanya ketika ditemui AkuratHealth di acara End the Shame di Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu, (19/10).

Sementara, jika psikolog, mereka lebih menanggulangi dengan cara memberikan solusi, kemudian mengajak terapi hingga mengbrol bersama hingga memberikan sebuah pekerjaan rumah yang harus pasien lakukan.

"Mereka lulusan psikolog yang membantu proses penyembuhan dengan memberikan terapi ataupun konseling," jelasnya.

Lalu, bagaimana seseorang bisa tahu bahwa dirinya harus ke psikiater terlebih dulu atau ke psikolog?

Jadi, ketika seseorang stres karena mungkin sehabis diputus pacar atau masalah pekerjaan sebenarnya bisa diatasi dengan ikut konseling ataupun terapi.

Tapi, jika efek buruk tersebut berlanjut sampai pada titik di mana ia tidak bisa tidur, tidak makan sampai berhari-hari, seseorang ini butuh yang namanya pertolongan lain, yaitu pergi ke psikiater.

"Nanti di sana psikiater tersebut akan memberikan solusi atau, bahkan memberikan obat. Biasanya, seseorang tersebut yang diharuskan lebih peka dan memberikan penilian terhadap diri. Mana yang perlu harus dibawa ke psikiater atau ke psikolog," tukasnya.




Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar