Kamis, 04 April 2019

Pembuatan Jaket Kulit Terhambat Karena Hujan

Sumber: Google
Jaket dengan berbahan dasar kulit kini kembali menjadi tren. Di kalangan remaja Banyak generasi milenial saat ini sangat suka dengan beberapa item fashion seperti tahun 80-90an.

Indonesia sendiri memiliki banyak pabrik pembuatan jaket kulit, dari berbahan dari kulit sapi ataupun domba. Selain jaket, mereka juga mengolah kulit menjadi ikat pinggang, dompet, sepatu, tas dan banyak item fashion lainnya.

Menurut Wahyu, dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Industri Kulit dan Produk Kulit dari Magetan, Jawa Timur, proses pembuatan jaket kulit ataupun gesper terbilang cukup cepat.

"Kalau prosesnya 2-3 hari itu bisa jadi. Cepat tapi tergantung cuaca karena kulit harus dijemur dari pagi sampai sore hari dengan diletakan tempat terbuka agar terkena matahari langsung," lanjutnya.

Maka jika memasuki musim hujan seperti saat-saat ini, akan menjadi masalah yang besar bagi pembuat jaket kulit, karena akan membuat kualitas jaket bisa menurun.

Produk bahan kulit dari Unit Pelaksana Teknis(UPT) Industri Kulit dan Produk Kulit dari Magetan, Jawa Timur ini sudah banyak dipesan oleh beberapa brand lokal yang berada di daerah, bahkan sudah sampai pasar internasional.

"Didaerah kita banyak yang pesan dari Bali, Bandung, Jogjakarta, Solo. Kalau di luar kita sudah ke Singapura, Eropa dan Timur Tengah," pungkasnya.

Kamu juga salah satu penggemar jaket kulit?



Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar